Awas Ladies, Hindari 4 Jenis Obat Penenang yang Tergolong Psikotropika

jenis obat penenangAkhir-akhir ini sedang marak penangkapan akibat penggunaan narkoba. Bahkan beberapa waktu lalu, pasangan artis kenamaan Tora Sudiro serta istri, Mieke Amalia ditangkap polisi dirumahnya karena kepemilikan 30 butir jenis obat penenang bernama dumolid. Apakah itu dumolid? Ini adalah sejenis obat yang bisa mengakibatkan ketergantungan kalau dikonsumsi tanpa resep dokter bahkan tergolong kedalam psikotropika.

Dikutip dari situs merdeka.com, dumolid adalah jenis obat penenang yang biasa juga disebut Benzodiazepin. Obat ini mengandung Nitrazepam di dalamnya dan termasuk golongan psikotropika golongan IV. Tanpa resep dokter, mengkonsumsi obat ini bisa mengakibatkan depersonalisasi, ketergantungan hingga sakau.

Tapi Ladies, perlu kita ketahui kalau obat-obatan yang termasuk kedalam golongan psikotropika dan menyebabkan efek ketergantungan ada bermacam-macam. Sedikitnya ada berbagai obat lain selain dumolid yang tergolong kedalam psikotropika. Obat itu diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Calmlet

Biasanya, obat ini dikonsumsi oleh orang-orang yang menderita depresi berat, gangguan jiwa dan serangan was-was yang berlebihan. Kandungan alprazolam didalam obat bikin suasana hati jadi lebih nyaman dan tenang. Tapi ingat, jangan mengonsumsi jenis obat penenang tanpa resep dokter karena bisa mengakibatkan ketergantungan, amnesia, gangguan mental, kejang-kejang hingga gagal fokus.

2. Xanax

Obat ini merupakan jenis obat penenang yang paling banyak dipakai dan mengandung alprazolam. Ini adalah obat anti kekhawatiran, cemas dan depresi. Walaupun peranan utamanya jadi obat penenang, obat ini juga harus dikonsumsi atas resep dokter. Pengonsumsi xanax bisa jadi mudah mengantuk dan punya perasaan tenang. Tapi, mengonsumsi secara berlebihan bisa mengakibatkan penurunan ingatan, pusing, alergi, kejang dan perubahan suasana hati.

3. Lexotan

Ini adalah jenis obat penenang pikiran, obat dari golongan benzodiazepin yang berisi bahan aktif berupa bromazepam dan berfungsi untuk menenangkan rasa cemas dan kekhawatiran. Kelebihan mengkonsumsi obat ini bisa berefek meningkatkan resiko hiperaktif, meningkatkan tekanan darah, termor hingga perubahan perilaku seksual.

4. Valium

Obat lain yang tergolong kedalam psikotropika adalah valium. Salah satu jenis obat benzodiazepin yang bersifat menenangkan dan mempengaruhi sistem saraf otak, biasa disebut diazepam. Obat ini sering dipakai untuk mengatasi insomnia, obat penenang, anti depresi dan kejang-kejang. Apabila obat anti depresan tanpa resep dokter ini dikonsumi berlebihan, Kamu bisa mengalami halusinasi, gangguan organ dalam, sakau, kebingungan, hingga mendorong keputusan bunuh diri.

Itulah ladies sedikitnya empat jenis obat yang masih tergolong kedalam psikotropika. Dianjurkan harus sesuai resep dokter saat akan mengonsumsi obat diatas. Jangan mengonsumsi secara berlebihan karena sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa dijerat pasal penyalahgunaan obat-obat keras atau terlarang.

BERIKAN KOMENTAR